“
Kecenderungan Siswa Menggemari Salah Satu Materi IPS Dikarenakan Latar Belakang
Pendidikan Guru IPS“
Nama :
Tri Satria
NIM : 4915122548
Kelas
: Pendidikan
IPS A 2012
Tugas Individu
Dosen
Pengampu :
Dr. Nusa Putra, M.Pd
:
Dr. Eko Siswono, M.Si
Mata
Kuliah : Metodologi Penelitian
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN IPS
FAKULTAS ILMU SOSIAL
UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA
2014
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah
Pendidikan di Indonesia menyediakan
berbagai macam jenis pendidikan ditiap tingkatan satuan didalam dunia
pendidikan. Pendidikan pada siswa dimulai dengan nama pendidikan usia dini, pendidikan dasar, pendidikan menengah , pendidikan atas hingga jenjang
perguruan tinggi. .Pendidikan berperan penting dalam mengembangkan sumber daya
manusia, supaya anak didik menjadi manusia yang seutuhnya serta berkualitas,
profesional, terampil, kreatif dan inovatif maka manusia memerlukan sebuah
pendidikan untuk mendapatkan pendidikan melalui sekolah. Menurut Undang-Undang
Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional menyebutkan bahwa:
Pendidikan Nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta
peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencrdaskan bangsa, bertujuan
untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan
bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. berakhlak mulia, sehat, berilmu cakap,
kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung
jawab.
Peraturan Menteri Pendidikan
Nasional No. 22 tahun 2006, tentang
Standar Isi satuan pendidikan dasar dan menengah yang memuat Standar Kompetensi
dan Kompetensi Dasar Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di tingkat Sekolah Menengah
Pertama (SMP), mencakup materi geografi, sejarah, sosiologi, dan ekonomi.
Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial sebagai bagian integral dari kurikulum
pembelajaran yang disampaikan disekolah selayaknya disampaikan secara menarik
dan penuh makna dengan memadukan seluruh komponen pembelajaran secara efektif,
sehingga proses pembelajaran menjadi lebih efektif dan tetap menarik bagi
peserta didik.
Pendidikan IPS memiliki peranan
penting dalam dunia kependidikan. Pendidikan yang menintegralkan keiilmuan
sosial didalmnya menjadi sangat menarik untuk kita telaah lebih jauh lagi.
Pendidikan IPS sangat menarik kita kaji, bukan karena kompleksifitas ilmu
sosial didalamnya saja, tetapi Pendidikan IPS memiliki daya tarik dalam
pembelajaran seorang guru IPS didalam kelasnya kareena seorang guru
menyampaikan beberapa materi dengan mengkaitkan keilmuan IPS dalam kehidupan
keseharian siswa secara kompleksitas. Oleh sebab itu seorang guru IPS harus
mampu menyampaikan pesan berupa materi yang sangat banyak terdiri dari berbagai
macam keilmuan sosial didalamnya kepada siswa untuk menerima materi yang
disampaikan guru IPS tersebut. Didalam kelas tentu saja guru IPS wajib memiliki
standar sebagai seorang guru yang mampu menguasai pesan yang berupa materi yang
akan disampaikan dikelas ketimbang siswa itu sendiri. Guru IPS harus mampu
membawa materi yang disampaikan secara interdisipliner ilmu sosial dan
terintegrasi satu sama lain ilmu sosial didalamnya sehingga seorang Guru IPS tidak
mengalami kesulitan dalam ]menyampaikan pesan dengan baik dan dapat diterima
oleh siswa didalam kelas dengan cara guru IPS tersebut benar-benar harus
menguasai bidang keilmuan IPS itu sendiri.
Pendidikan
IPS saat ini sudah menelurkan sarjana kependidikan IPS didalam dunia pendidikan
indonesia dibeberapa perguruan tinggi . Pendidikan IPS saat ini ada dalam mata
pelajaran siswa SMP disekolah secara terintegral dengan keilmuan IPS
didalamnya. Dalam mata pelajaran IPS, lulusan Pendidikan IPS sudah memiliki
seorang tenaga pendidik (Guru) yang handal dan sesuai dengan bidangnya dalam menyampaikan
materi mata pelajaran IPS dikelas. Guru IPS sudah seharusnya memang lulusan
tenaga kependidikan dari perguuran tinggi yang berlatar belakang Pendidiakn IPS
. Mengapa demikian , agar Guru IPS saat mengajarkan mata pelajaran bidang studi
IPS yang ada saat ini menguasai sekali apa yang akan guru IPS tersebut
sampaikan kepada siswanya. Guru IPS sudah selayaknya memang memiliki latar yang
seperti itu, bukan guru IPS yang mengajarkan mata pelajaran IPS tetapi mereka
bukan lulusan sarjana kependidikan IPS. Ini sangat disayangkan sehingga
menimbulkan guru IPS yang ada saat ini hanya menguasai mata pelajaran yang
salah satunya saja guru IPS kuasai. Sudah selayaknya guru IPS dalam mengajarkan
mata pelajaran IPS adalah
mereka yang rata-rata sebagaian besar berlatar
belakang pendidikan interdisipliner IPS didalamnya, atau guru yang ,memang
lulusan sarjana pendidikan IPS.
Secara utuh berarti seorang guru IPS apabila hanya
berlatar belakang salah satu keilmuan studi IPS didalamnya. Seperti :
Pendidikan sejarah, pendidikan ekonomi, pendidikan geografi, dan pendidikan
sosiologi guru cenderung hanya menyampaikan materi pokok sesuai yang guru
tersebut kuasai saja. Inilah yang menyebabkan Guru IPS yang ada disekolah pada
saat ini merupakan contoh pendidikan guru IPS dalam metode lama dalam
menyampaikan materi dan yang menyebabkan kecendrungan siswa hanya menggemari
salah satu materi pokok pembelajaran IPS didalam kelas. Seperti : Guru IPS yang
berlatar belakang lulusan sarjana pendidikan ekonomi dan dia berprofesi sebagai
guru IPS, tentu saja pada saat penyampaian materi IPS didalamnya seorang guru
IPS lebih cenderung dominan menguasai mata pelajaran IPS didalamnya selalu
berhubungan dengan materi pokok ekonomi. Padahal dalam mata pelajaran IPS guru
diharapkan mampu mengintegralkan seluruh keilmuan sosial didalamnya dengan
kehidupann sehari-hari sehingga pada saat mata pelajaran IPS , guru IPS mampu
menyampaikan materi IPS secara keseluruhan tanpa ada yang mestinya didominasi karena
latar belakang seorang guru IPS dalam lulusan kependidikannya diperguruan
tinggi bukan seorang guru IPS. Apabila metode pembelajaran guru IPS yang lebih
dominasi hanya pada satu materi pokok keilmuan sosialnya saja, ini mampu
menyebabkan siswa kecendrungan hanya menggemari mata pelajaran yang disampaikan
seorang guru IPS dengan kuang baik dan
memahami benar tujuan pembelajaran tersebut. seharusnya siswa menggemari mata
pelajaran IPS secara keseluruhan pada saat guru menyampaikan mata pelajaran IPS
didalam kelas.
Cara mengajar guru berperan penting
dalam menentukan proses pembelajaran (Degeng dalam Sugiyanto, 2010: 1).
Pembelajaran di kelas yang selama ini lebih berpusat pada guru dan tidak
memberikan kesempatan kepada para siswa untuk aktif dalam pembelajaran
merupakan salah satu permasalahan dalam dunia pendidikan. Pembelajaran semacam
ini mengakibatkan motivasi siswa untuk belajar di kelas rendah, karena guru
hanya menggunakan metode ceramah. Terlebih setelah dijelaskan diatas, guru IPS
yang menggunakan metode ceramah yang terlebih hanya menguasai salah satu materi
IPS didalamnya menyebabkan bertambah buruknya kondisi kegiatan belajar dan
pembelajaran IPS didalam kelas. Oleh sebab itu, Kegiatan belajar dan
pembelajaran yang seharusnya dipakai
seorang guru IPS harus kita rubah seperti metode diskusi dan praktikum didalam
kelas sehingga siswa dapat melaksanakan aktifitas dan dapat sebagai pasrtisipatoris
didalam kegiatan pembelajaran IPS . Guru IPS SEHrusnya sudah tidak lagi hanya sebagai
“learning center” melainkan guru IPS harus mampu sebagai media untuk siswa
dalam megimplementasikan keilmuan sosial didalamnya secara terintegrasi satu
sama lainnya sebelum Guru IPS menyampaikan materi didalam kelas. Guru IPS juga
harus mampu menguasai secara keseluruhan mata pelajaran IPS didalamnya, secara
umum seorang guru IPS wajibnya adalah seorang lulusan sarjana IPS dari perguruan tinggi
dengan program studi pendidikan IPS. Sehingga guru IPS tidak hanya menguasai
satu bidang keilmuan sosial saja serta seorang guru IPS harus mempelajari lebih
keras materi pokok keilmuan sosial didalamnya sebelum seorang guru tersebut
masuk kelas agar siswa juga dapat menggemari mata pelajaran IPS secara utuh dan
keseluruhan tidak hanya pada satu bidang studi keilmuan saja. maka dari itu
dengan dilaksanakan program studi pendidikan IPS didalam lingkup pendidikan di
perguruan tinggi diharapkan dapat memenuhi kebutuhan tenaga pendidik atau guru
IPS yang mampu menyampaikan pesan berupa materi IPS secara terintegrasi kepada
siswa didalam kelas.
B. Identifikasi
Masalah
Berdasarkan latar belakang masalah yang telah
dikemukakan di atas terdapat masalah-masalah yang berkaitan dengan penelitian
ini, masalah tersebut di identifikasikan sebagai berikut :
1.
Pembelajaran IPS yang monoton hanya menggunakan
ceramah, menyebabkan anak tidak antusias dan bosan dalam mengikuti pembelajaran
IPS.
2.
Kecendrungan siswa
menggemari satu kelimuan sosial dalam mata pelajaran IPS dikarenakan latar
belakang guru IPS dalam perguruan tingginya
3.
Kecendrungan siswa menggemari satu kelimuan sosial
selanjutnya dalam mata pelajaran IPS dikarenakan guru IPS pada saat
menyampaikan materi IPS hanya menguasai satu keilmuan IPS didalamnya.
4.
Rendahnya motivasi siswa dalam proses pembelajaran IPS,dikarenakan
keadaan pembelajaran di kelas kurang variatif sehingga siswa cenderung pasif.
Berdasarkan
identifikasi masalah diatas, dan mengingat begitu luasnya permasalahan yang
ada, maka peneliti membatasi pada kecendrungan siswa menggemari salah satu
materi keilmuan IPS dikarenakan pada saat penyampaian guru IPS didalam kelas
yang cendrung dominasi menyampaiakan materi yang guru tersebuat kuasai saja dan
oleh faktor lain lulusan guru IPS selama ini sehingga guru IPS tidak dapat
menyampaikan materi IPS secara tematik terintegrasi dan siswa kecendrungan
menyukai satu keilmuan IPS.
D.Rumusan
Masalah :
1.
Apa yang menyebabkan kecendrungan siswa
menggemari satu pelajaran saja dalam bidang studi IPS ?
2.
Apa yang melatarbelakangi guru
menyampaikan materi hanya sesuai dengan latar belakang pendidikan nya ?
3.
Siapakah yang berperan dalam menyampaikan
materi pokok IPS secara terintegrasi ?
4.
Dimanakah peranan siswa pada saat guru hanya menyampaikan
materi pokok yang digemari guru tersebut pada saat kegiatan pembelajaran
dikelas ?
9. Bagaimanakah
evaluasi dalam pembelajaran IPS dilingkup sekolah ?
10. Apa yang
mesti kita lakukan perbaikan dalam
mengahadapi masalah seperti ini ?
E. Tujuan
penelitian
Dari penelitian yang dilakukan ini ialah untuk mengetahui, serta melengkapi rumusan masalah yang sudah
dibuat seperti di atas yakni :
1.
Untuk mengetahui materi dalam pelajaran apa yang
digemari siswa dalam mata pelajaran IPS
2.
Untuk mengetahui kesulitan apa guru IPS hanya
menguasai materi tertentu dalam mata pelajaran IPS
3.
Untuk mengetahui pengaruh tingkat kegemaran siswa pada
salah satu materi IPS cenderung dominan siswa sukai terhadap hasil belajar
siswa ?
DAFTAR
PUSTAKA
Khoiru Ahmadi, Iif dan sofan amri. 2011.
Mengembangkan Pembelajaran IPSTerpadu. Jakarta: PT Prestasi Pustaka
Sapriya. Sdjaruddin dan Susilawati
(2007). Konsep Dasar IPS. Bandung: Lab PKN UPI
Arsyad, Azhar. 2011. Media
Pembelajaran. Jakarta: Rajawali Press
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
nama :
alamat email :