Minggu, 08 Desember 2013

Karya yang dimiliki

Essay dalam pekan bulan penulisan PUSDIMA FIS UNJ 2012 berjudul "Mudahnya menjadi PNS (Pengemis Negeri Sipil)

Karya Tulis pekan bulan penulisan PUSDIMA FIS UNJ 2013 berjudul "peran kurikulum baru 2013 terhadap anak diluar sekolah"

Lomba MPR RI 2013 bersama 4 pilar Kebangsaan LKTI yang berjudul "Makna Upacara Kenaikan Bendera Murah Putih dahulu dan Sekarang bagi upaya bela negara NKRI"

Peta Saku Sistem Abjad (PESAUAD) sebagai Media Pembelajaran IPS Terpadu Praktis dan Inovatif sedang proses seleksi dalam program kreatifitas mahasiswa 2013 >>

Tulisan seputar pengalaman pribadi dan keseharian :)

Prestasi yang pernah diraih

Juara Favourite Sing a SMAN 10 Kota Bekasi

Juara Favourite Pentas Teater

Juara III Lomba Paduan Suara Tingkat SMA Se-Kota Bekasi

Finalis LKTI PUSDIMA FIS UNJ 2012

Juara II LKTI PUSDIMA FIS UNJ 2013

bismillah PIMNAS 2014

KITA SEMUA KELUARGA PENDIDIKAN IPS FIS UNJ

     Keluarga merupakan institusi dari kelompok sosial terdiri dari sejumlah individu, memiliki hubungan antar individu satu sama lainnya, terdapat ikatan, kewajiban, tanggung jawab di antara individu tersebut. Menurut Salvicion dan Celis (1998) di dalam keluarga terdapat dua atau lebih dari dua pribadi yang tergabung karena hubungan darah, hubungan perkawinan atau pengangkatan, di hidupnya dalam satu rumah tangga, berinteraksi satu sama lain dan di dalam perannya masing-masing dan menciptakan serta mempertahankan suatu kebudayaan. contohnya, keluarga inti yang terdiri dari ayah, ibu, dan anak. Selain itu terdapat Peranan keluarga yang menggambarkan seperangkat perilaku antar pribadi, sifat, kegiatan yang berhubungan dengan priba lain di dalam posisi dan situasi tertentu. 
     Dari definisi diatas, dapat kita tarik kesimpulan, bahwa keluarga adalah bagian terkecil dalam pembentukan individu didalamnya tetapi yang terpenting dalam tumbuh kembang seorang manusia didalamnya adalah sebuah proses itu sendiri sehingga mendapatkan tujuan akhir. Keluarga membentuk manusia itu sendiri menjadi pribadi yang mudah berinteraksi dengan anggota keluarga, teman sebaya ataupun lingkungan sekitar didalamnya. Keluarga dalam sebuah organisasi merupakan bagian terkecil dari tumbuh dan berkembangnya seorang anggota didalamnya, melalui perkembangan didalam maupun diluar organisasi itu sendiri. Keluarga bagi mahasiswa Pendidikan IPS, dibawahi sebuah Lembaga Pemerintahan badan eksekutif di OPMAWA Pendidikan IPS kita kenal dengan Himpunan mahasiswa (HIMA P.IPS) merupakan bagian dari OPMAWA Pendidikan IPS didalamnya, dan dalam keluarga IPS, terdapat juga Lembaga pengawsan badan Legislatif di OPMAWA Pendidikan IPS kita kenal dengan Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM P.IPS) kedua badan tersebut dianggap sebagai badan yang sah di OPMAWA Pendidikan IPS. Keluarga IPS tentu memiliki sejarah yang penting tercatat dalam berdirinya di Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Jakarta ( FIS UNJ). Angkatan 2010, Pendidikan IPS dengan team 10 yang berani membentuk HIMAP P.IPS. Kita semua sangat bangga perjuangan beliau membentuk keluarga IPS seperti sekarang. 
     Dalam keluarga OPMAWA PIPS tentu terdapat sebuah ikatan, tanggung jawab dan kewajiban sesama anggota didalamnya, baik HIMA maupun DPM. Dalam keluarga IPS wajib melaksanakan tanggung jawab dan menjalankan kewajiban didalamnya, Pendapat Salvicion dan Celis (1998)diatas mengenai keluarga itu harus terbentuk karena hubungan darah, hubungan perkawinan atau pengangkatan dapat dikatakan tidak semuanya benar. Keluarga IPS terbentuk, didalamnya bukan karena memiliki ikatan darah dan hubungan perkawinan yang sama, tetapi keluarga IPS terbentuk karena ikatan darah yang berbeda antara sesama anggotadidalamnya tdan memiliki tujuan yang sama. Anggota Keluaraga IPS, dilahirkan setiap periode masa jabatan OPMAWA P.IPS. anggota tidak terlahir karena ikatan darah satu bapak dann ibu, tetapi keluarga IPS dapat ada hingga dan dilahirkan hingga sekarang merupakan hasil kerja keras para pendahulunya, untuk membangun semua itu. Kita memang tidak memiliki hubungan darah apapun tetapi saat kita mengumpul dengan kebersamaan kita menjadi satu dengan anggota lain didalamnya sehingga kita memiliki rasa ikatan kebersamaan yang kuat dan tidak akan rapuh. Ini semua mungkin karena kita sesama anggotanya dapat berinteraksi satu sama lain dan di dalam perannya masing-masing dan sikap saling mengahargai sehingga akan menciptakan serta mempertahankan sebuah keluarga itu sendiri. 
     Dalam sebuah keluarga ,ada yang dapat dikatakan sebagai keluarga inti . Keluarga inti sebenarnya terdiri dari ayah, ibu, dan anak didalamnya. Keluarga inti, memiliki peranan dalam keluarga untuk menggambarkan seperangkat perilaku antar pribadi, sifat, kegiatan yang berhubungan dengan pribadi dalam posisi dan situasi tertentu.Terdapat peran ayah dan ibu, yang dibuat seimbang dalam membangun sebuah kesatuan keluarga yang utuh didalamnya. Sedangkan Dalam keluarga IPS di sebuah OPMAWA P.IPS, terutama keluarga dalam HIMA P.IPS itu sendiri, peranan bapak dan ibu (orangtua) itu diibaratkan dipegang sebagai pendiri dan pengurus HIMA itu sendiri, dimana anak didalamnya adalah para anggota HIMA P.IPS itu sendiri. Kita semua mahasiswa Pendidikan IPS adalah bagian dari HIMA P.IPS, hanya saja terdapat pengurus HIMA P.IPS dan DPM P.IPS yang kita sebut sebagai staf di departement, biro, divisi dimasing-masing didalamnya. Setelah kita mengetahui definisi keluarga diatas, maka kita perlu mengetahu apa itu IPS. IPS (Ilmu Pengetahuan Sosial) (Inggris:social studies) adalah sekelompok disiplin ilmu sosial akademis yang mempelajari aspek-aspek yang berhubungan dengan manusia dan lingkungan sosialnya. IPS salah satu cabang dari ilmu sosial yang sedikit berbeda, Ilmu ini berbeda dengan seni dan humaniora karena menekankan penggunaan metode ilmiah dalam mempelajari manusia, termasuk metoda kuantitatif dan kualitatif. Istilah ini juga termasuk menggambarkan penelitian dengan cakupan yang luas dalam berbagai lapangan meliputi perilaku dan interaksi manusia pada masa kini dan masa lalu. 
     Berbeda dengan ilmu sosial secara umum, IPS tidak memusatkan diri pada satu topik secara mendalam melainkan memberikan tinjauan yang luas terhadap masyarakat. IPS mempelajari pola fikir dan perilaku manusia didalamnya, karena pola fikir dan perilaku didalamnya, antar manusia yang satu dan yang lainnya tidak bisa dikatakan sama. Maka perlu sebuah ilmu untuk mengukur penelitian tersebut. Didalam IPS terdapat Cabang-cabang utama dari ilmu sosial antara lain: Antropologi, yang mempelajari manusia pada umumnya, dan khususnya antropologi budaya, yang mempelajari segi kebudayaan masyarakat, Ekonomi, yang mempelajari produksi dan pembagian kekayaan dalam masyarakat, Geografi, yang mempelajari lokasi dan variasi keruangan atas fenomena fisik dan manusia di atas permukaan bumi, Hukum, yang mempelajari sistem aturan yang telah dilembagakan, Linguistik, yang mempelajari aspek kognitif dan sosial dari bahasa, Pendidikan, yang mempelajari masalah yang berkaitan dengan belajar, pembelajaran, serta pembentukan karakter dan moral, Politik, yang mempelajari pemerintahan sekelompok manusia (termasuk negara), Psikologi, yang mempelajari tingkah laku dan proses mental, Sejarah, yang mempelajari masa lalu yang berhubungan dengan umat manusia dan Sosiologi, yang mempelajari masyarakat dan hubungan antar manusia di dalamnya. 
     Dalam penjelasan diatas sudah sangat jelas bahwa, korelasi antara definisi keluarga dan IPS didalamnya. Ibarat ketika kita ingin mengenal seseorang, maka kita perlu mengetahui banyak hal tentang orang tersebut karena dengan begitu kita akan tahu siapa orang tersebut. Begitu juga dalam keluarga IPS ketika kita menjadi bagian dari anggota didalamnya, tentu kita akan mengetahui betapa besarnya keluarga dalam kebersamaan ketika kita sudah jauh mengenalnya. Keluarga memiliki beberapa fungsi dalam anggota keluarga didalamnya. Seperti, Fungsi Sosialisasi, Fungsi Proteksi dan Fungsi Afeksi, atau fungsi memberikan kasih sayang, perhatian, dan rasa aman di antara keluarga, serta membina pendewasaan kepribadian anggota keluarga didalamnya Sehingga saling pengertian satu sama lain dalam menumbuhkan keharmonisan sesama anggota keluarga akan terwujud. Keluarg a kita adalah keluarga besar pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosia, (IPS), rumah kita di Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Jakarta (FIS UNJ), notabene keluarga kita terbentuk atas dasar azas kekeluargaan itu semua tercantum dalam AD/ART kita sebagai OPMAWA Pendidikan IPS. 
     Keluarga kita, baru 4 tahun semenjak pendiriannya, baru saja angkatan ke-4 Pendidikan IPS angkatan 2013 menjadi bagian keluarga kita, genap sudah 4 angkatan keluarga kita miliki sekarang, dan secara otomoatis angkata pertama pendidikan IPS angkatan 2010, akan wisuda tahun depan, kita sama-sama berdoa terbaik untuk mereka. Di Keluaraga IPS bahkan aku pribadi merasa menjadi bagian keluarga IPS seperti menjadi bagian keluarga seperti jurusan yang sudah memiliki 40 angkatan didalamnya, ini semua karena semangat angkatan atas untuk membentuk keluarga IPS terbawa hingga sampai angkatan bawahnya. Dengan warna-warni keberagaman mahasiswa Pendidikan IPS didalamnya , seperti memberikan banyak warna untuk kita di FIS UNJ. Pendidikan IPS sebagai pelopor dari jurusan menaungi dari Interdisipliner Ilmu Sosial (antar beidang studi ilmu sosial) harus diibaratkan raja di istananya sendiri yaitu Fakultas Ilmu Sosial. Tahun Ke-4 berdirinya jurusan Pendidikan IPS, tentu saja menjadikan semakin besarnya keluarga IPS dalam kuantitas mahasiswanya di FIS UNJ. Tetapi tidak sekedar kuantitas mahasiswa Pendidikan IPS saja yang secara jumlah kita perbanyak, tetapi kualitas mahasiswanya dalam hal prestasi mahasiswa Pendidikan IPS , juga tidak kalah baiknya dengan jurusan 40 tahun bahkan 10 tahun yang sudah berdiri lama di FIS UNJ. Prestasi mahasiswa Pendidikan IPS tidak bisa diremehkan , baik ditingkat Fakultas, Universitas bahkan Nasional seperti ajang bergengsi PIMNAS ke26 tahun lalu sudah dapat diraih jurusan mulai merangkak dari premateur menjadi dewasa tersebut. tentu saja ini tidak terlepas dari sejarah Pendidikan IPS, membawa semangat luar biasa dari angkatan pertama hingga terbawa sampai angkatan sekarang.
      Pendidikan IPS haruslah menjadi raja di istannaya sendiri, Jurusan IPS dikomandoi keluarga IPS diharapkan nantinya mampu memberikan dan menjadikan keluarga IPS, khususnya OPMAWA P.IPS menjadi sebuah atau tempat aspirasi dan inspirasi bagi mahasiswa di tingkat fakultas maupun universitas termasuk di FIS UNJ. Semboyan, “We are real a social studies and interdiscipliner of social sciene in faculty of social sciene” ingin kita teriakan di FIS UNJ. Makna dari semboyan tersebut, “kita adalah sebenar-benarnya Ilmu Pengetahuan Sosial dan kita bagian dari antar bidang ilmu sosial yang ada di fakultas ilmu sosial) . Semboyan ini ingin kita perkenalkan agar memperjelas identitas kita. Maka kita harus sama-sama berusaha Pendidikan IPS menjadi semakin baik dari yang sudah ada dengan menunjukan prestasi, berkarya dan mengaplikasikan kreatifitas mereka. Kedepannya mahasiswa Pendidikan IPS harus memiliki semangat yang semakin berani untuk mencoba hal positif dalam dirinya sehingga dapat bermanfaat bagi jurusan, lingkungan sekitar , dan khususnya bagi dirinya sendiri. 
      Sejarah keluarga IPS adalah peristiwa pasti yang tidak akan terlupakan dalam pendirian pendidikan IPS kedepannya. Keluarga IPS, mengedepankan Fungsi Afeksi dan Fungsi Proteksi, seperti Memberikan kasih sayang, perhatian, dan rasa aman di antara keluarga, serta membina pendewasaan kepribadian anggota keluarga didalamnya Sehingga saling pengertian satu sama lain dalam menumbuhkan keharmonisan dalam keluarga IPS semakin terlihat didalamnya. “Belajarlah-lah dari sebuah pengalaman, karena pengalaman adalah guru terbaik yang pernah kita miliki. Keterbukaan sesama anggota keluarga didalamnya dan sikap saling perhatian sesama anggota didalamnya diharpak nantinya dapat merangkul semua orang/kepentingan/golongan didalamnya. Tidak ada satu orang anggota keluarga manapun dalam sebuah struktural keluarga , yang akan mengahncurkan keluarga didalamnya. Keluarga yang baik, adalah dimana semua sikap anggota keluarga didalamnya memiliki sikap dapat saling menghargai sesama anggotanya. saling memberi sikap afeksi dan sikap proteksi didalamnya sehingga sesama anggota yang satu dengan yang lainnya dengan sendirinya membentuk sebuah ikatan tanpa hubungan darah yang semakin kuat dan semakin erat didalamnya. Wajarlah ketika dalam sebuah organisasi manapun, pro dan kontra, baik dukungan dan cacian hadir ditengah-tengah kita, tetapi semua yang berniat baik pasti akan membaw kita kemandirian dan keteguhan menghadapi semua itu, terlebih bagi para pengurus anggota OPMAWA mendatang. 
       Keluarga IPS bagian dari hidup kita sekarang, keluarag IPS dikomandoi oleh OPMAWA Pendidikan IPS baik HIMA P.IPS maupun DPM P.IPS, diharpakan kedua OPMAWA tersebut dapat sejalan beriringan waktu sehingga nantinya kita dapat bersama-sama membangun Kelurga IPS yang lebih baik lagi dari yang sudah sangat baik ini. Jalinan silahturahmi kita antar sesama haruslah tetap kita jaga dan pelihara. Teruslah maju jurusan pendidikan IPS prestasi dan karyamu sangat ditunggu semua orang termasuk mahasiswa FIS UNJ agar integritas kita sebagai mahasiswa IPS semakin nyata ada di permukaan dan melanjutkan berkarya dari karya-karya pendahulu kita yang sudah ada. 


                                                          Sekian & Termakasih